www.hafied.org

www.hafied.org

May 28 / 12:07am

KUTIPAN: Manfaat Luar Biasa Daun Kelor

Click here to download:
Kelor dan Manfaatnya.doc (19 KB)
(download)

Kami sekeluarga pulang salat Jumat, hari ini, 28 Mei 2010, sempat menikmati sayur Daun Kelor pemberian teman yang kebetulan memangkas tanamannya. Batangnya kami tanam di pekarangan, dan mencari kutipan referensi manfaatnya dan postkan sbb: Maaf, alamat situs yang memuatnya kami tidak temukan, kalau pembaca menemukan situsnya, tolong diinformasikan).

KUTIPAN: Manfaat Kelor Sebagai Obat Traditional

Manfaat Kelor Sebagai Obat Tradisional MUNGKIN saja di antara kita ada yang belum mengenal kelor, meskipun tanaman ini sangat terkenal dalam pepatah ”Dunia ini tak selebar daun kelor!” Tanaman kelor (Moringa oleifera) dikenal dengan nama murong atau barunggai. Sementara itu, di Sulawesi disebut kero, wori, kelo , atau keloro.

Selain terkenal dalam kata pepatah itu, ternyata tanaman kelor ini bermanfaat dan berkhasiat sebagai obat tradisional, karena mengandung beberapa zat kimia untuk menyembuhkan penyakit. Daun kelor mengandung alkalid moringin, moringinan, dan pterigospermin.

Kemudian gom mengandung arabinosa, galaktan, asam glukonat , dan ramnosa, sedangkan bijinya mengandung asam palmitat, streaat, linoleat, olleat, lignoserat.

Kelor berupa pohon kecil dengan tingi 3-8 meter. Daunnya berwarna hijau pucat menyirip ganda dengan anak daun menyirip ganjil dan helaian daunnya bulat telur. Bunga kelor berupa malai yang keluar dari ketiak daun, sedangkan buahnya menggantung sepanjang 20-45 cm dan isinya sederetan biji bulat, tetapi bersayap tiga.

Selama ini, akar tanaman kelor berkhasiat sebagai peluruh air seni, peluruh dahak, atau obat batuk, peluruh haid, penambah nafsu makan, dan pereda kejang.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang bersifat merangsang kulit (rubifasien) sehingga sering digunakan sebagai param yang menghangatkan dan mengobati kelemahan anggota tubuh seperti tangan atau kaki. Jika daun segarnya dilumatkan, lalu dibalurkan ke bagian tubuh yang lemah, maka bisa mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik. Selain itu, daun kelor berkhasiat sebagai pelancar ASI (galata gog). Oleh karena itu, untuk melancarkan ASI, seorang ibu menyusui dianjurkan makan dan kelor yang disayur.

Biji kelor berkhasiat mengatasi muntah. Biji kelor yang masak dan kering mengandung pterigospermin yang lebih pekat sampai bersifat germisida.

Hasil penelitian Madsen dan Dchlundt serta Grabow dan kawan-kawan menunjukkan bahwa serbuk biji kelor mampu menumpas bakteri Escherichia coli, Streptococcus faecalis dan Salmonella typymurium. Karena itu di Afrika, biji kelor dimanfaatkan untuk mendeteksi pencemaran air oleh bakteri-bakteri tadi. Caranya, yaitu dengan mengendapkan air keruh yang diduga tercemar, kemudian ditaburi serbuk biji kelor sebanyak 200 mg/liter dan diaduk sampai larut.

Kemudian buah kelor diketahui mengandung alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor ini biasanya disayur asam sebagai sayur yang lezat bagi lidah orang Jawa.

Namun, di antara bagian tanaman kelor yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah daunnya. Bahkan, masyarakat di pedesaan memanfaatkan daun kelor itu untuk sayur asam dan lalap seperti halnya daun katuk.

Daun kelor mentah yang digiling halus, kemudian dijadikan bedak atau campurkan dengan bedak, maka dapat menghilangkan noda hitam/flek/kokoloteun pada kulit wajah. (Rediem)***

Posted by kepingemas at Tuesday, January 22, 2008  
Labels: Traditional

Comment:
- Saya jual ekstrat daun kelor dalam bentuk kapsul seharga rp. 30 rb an isi 30 biji, yg berninat hub 0812-80650624 wilayah dki jakarta dan sekitarnya... minimal order 5 botol. mengandung multivitamin dan mineral, natural antibiotik. mencegah 300 macam penyakit. mengandung 18 macam asam amino esensial...
March 24, 2010 4:15 PM


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

9 comments

Jul 05, 2011
titisari juwitaningtyas said...
pak,sy mahasiswa yg sedang melakukan penelitian tentang kelor sebagai penjernih air. Tapi sy kesulitan mendapat info dimanakah sy dapat menemukan sumber bahan baku kelor serta daerah penghasil tanaman atau biji kelor. Mohon infonya jika bapak mempunyainya... Terima kasih pak.
Jul 05, 2011
Hafied Gany said...
Maaf Saya tidak mengetahui nama dan alamat Anda menanyakan ttg bahan baku kelor. Apakah tinggal di jakarta atau di mana?
Kalau di Jakarta bisa di cari di Bakasi sekitar Pondok Ujung ke arah Kranggan. Banyak ditanam penduduk di pekarangan rumahnya.

Malah sering banyak bijinya yang dibiarkan saja mereka tinggal di phonnya.

Terimakasih,
Hafied Gany
----------------

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Jul 05, 2011
titisari juwitaningtyas said...
oh iya pak,sy tinggal di Yogyakarta. Jika bapak ada info terkait yg ada di daerah Yogyakarta, bs di-share ke sy,pak. Terima kasih.
 
Titisari Juwitaningtyas
Student of Agro-Industrial Technology Department
Faculty of Agricultural Technology
Gadjah Mada University, Yogyakarta, Indonesia

Staff of Research and Community Development Center
Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia

Marketing of CV. Agroraya Madani, Yogyakarta
(http://titisari-blueranger.blogspot.com)

Jul 05, 2011
Hafied Gany said...
Titisari JuwitaningtyasStudent of Agro-Industrial Technology Department, Faculty of Agricultural Technology, Gadjah Mada University, Yogyakarta, Indonesia

Kalau di Jogja, coba dihubungi "Herbal on line from Yogyakarta" d/a Nuzul K.H. Pada Email: <leebra.girl@gmail.com> atau HP. 0856-43336682; mereka menyediakan berbagai macam herbal kering maupun basah, termasuk kelor (Moringa Oleivera).

Kalau Mbak Titisari ketemu alamat herbal tsb, saya mohon informasi pada email saya di bawah ini, kalau-kalau saya ke Jogja sewaktu-waktu bisa saya kunjungi juga.

Thanks,
Keep in touch:
Hafied Gany
<gany@hafied.org>
----------------------------

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Jul 06, 2011
titisari juwitaningtyas said...
terima kasih banyak,pak hafied.
Insya allah informasi ini sangat membantu. Mohon doanya utk sy, agustus ini akan mempresentasikan kelor di Singapura.
Jika saya sdh mendapat info dr CP tersebut akan saya share ke Bapak.

best regards,
 Titisari Juwitaningtyas
Student of Agro-Industrial Technology Department
Faculty of Agricultural Technology
Gadjah Mada University, Yogyakarta, Indonesia

Staff of Research and Community Development Center
Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia

Marketing of CV. Agroraya Madani, Yogyakarta
(http://titisari-blueranger.blogspot.com)

Jan 06, 2012
ibu nida said...
saya tinggal di jatiasih, dimana persisnya lokasi dapat ditemukan bibit pohon kelor di kranggan? saya ingin sekali menanam pohon kelor
Jan 07, 2012
Hafied Gany said...
Ibu Nida, Tidak secara khusus tempatnya, tapi dapat dicari / diminta sama penduduk di sekitar setelah lewat jalan toll JORR dari arah Kandang Ayam, kiri kanan jalan, masuk gang sambil mengamati pekarangan penduduk. Cukup banyak sisekitar tersebut! T-Kaasih.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Jan 21, 2012
Mahmud said...
TANAMAN KELOR BANYAK TERDAPAT DI NTB (PULAU LOMBOK)

Leave a comment...